Membangun Ruang Server (1)

Membangun Ruang Server merupakan kegiatan yang tidak dapat dianggap remeh. Untuk sebagian kita menganggap ruang server hanyalah tempat dimana perangkat server disimpan dengan baik. Tapi pada dasarnya, ruang server adalah ruangan yang bisa dikatakan merupakan juga data center dalam ukuran kecil, maka seyogyanya kita juga mengikuti standar untuk pembangunan ruang data center.

Ukuran ruang server umumnya akan sangat bergantung dari kegunaan dan kapasitas penampungan yang direncanakan. Oleh karena itu, ruang server dapat berukuran dari sangat kecil (minimal 2 meter x 2 meter) hingga ruang yang cukup besar.

Kalau kita bicara kegunaannya, umumnya ruang server digunakan untuk :

  1. Menampung perangkat server (baik ukuran tower / rackmounted). Server bisa diasumsikan PC Server juga.
  2. Menampung perangkat jaringan, umumnya dalam hal ini minimal switch yang digunakan untuk koneksi ke server atau koneksi ke user.
  3. Menampung perangkat  sumber daya catuan cadangan (atau kita mengenal istilah UPS)
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

Penempatan perangkat sebaiknya dalam Rak.

Perangkat jaringan dan perkabelan dimasukkan ke dalam Rak.


Ruang Server untuk perangkat PC Server. Mengingat ukuran PC Server, dimana umumnya menggunakan PC dengan bentuk tower, maka ukuran PC Server yang dikelompokkan atau dibariskan harus mempertimbangkan kemudahan untuk maintenance / perawatan perangkat dan perkabelan. 



Ruang Server untuk perangkat PC Server dalam wadah Rak (Closed Rack) , dimana artinya perangkat server akan dimasukkan ke dalam Rak, maka harus memperhatikan kemudahan untuk maintenance / perawatan perangkat dan perkabelan serta area buka-tutup pintu rak. 


Sumber Udara Dingin

Sumber udara dingin (atau kita bisa sebut AC atau PAC = Precision Air Conditioner) akan membantu menjaga suhu ruangan yang diinginkan. Suhu ruangan sebaiknya jangan terjebak, karena yang harus diperhatikan adalah suhu perangkat. Seringkali suhu ruangan dingin baik, tapi di perangkat panas luar biasa. Oleh karena itu pastikan sirkulasi udara terjadi dengan baik. 


Penempatan perangkat dalam Rak juga menjadi perhatian. Dengan menempatan perangkat baik, maka sumber udara dingin (Server Inlet Temp) yang merupakan akan membantu menjaga suhu perangkat dengan baik. Untuk area yang kosong dapat ditutup dengan Blanking Panel yang biasanya disediakan oleh penyedia Rak.

Khusus untuk Rak Closed, harus mempertimbangkan :
  • Area buka tutup pintu, baik depan dan belakang. Rak dapat diletakkan berjajar atau berjarak satu dengan yang lain
  • Area udara (Air Flow) mempertimbangkan arah aliran sumber udara dingin (biasanya dari AC atau PAC terpasang). Ingat selalu, dalam perangkat terpasang di dalam Rak, maka sumber udara dingin diharapkan datang dari depan rak. Di dalam rak biasanya ada kipas (Fan) yang digunakan untuk menyedot udara panas dalam rak, umumnya di atas Rak. Oleh karena itu pastikan sumber udara dingin dari AC/PAC masuk dengan baik ke bagian depan Rak.
Dalam beberapa implementasi, ruang server dapat menggunakan Raised Floor untuk memudahkan :
  • Jalur perkabelan data / listrik di bawah Raised Floor
  • Aliran udara dingin berasal dari PAC masuk dari bawah Raised Floor sebaiknya langsung diarahkan ke bagian depan rak agar sirkulasi udara maksimal.
Namun dalam prakteknya di lapangan, jalur kabel dapat menggunakan baik di bawah raised floor ataupun di atas (tergantung) di atas rak.


Kita akan membahas hal lain di artikel selanjutnya.

Silahkan kontak kami untuk detail kebutuhan pembangunan, perapihan pekerjaan ruang server Anda.








Popular posts from this blog

Dunia Aplikasi OpenSource

Mengenal Fungsi Dan Komponen Panel Listrik