Diferensiasi , itulah kami..

Kami hampir genap 8 tahun ada melayani Customer IT Indonesia, dan salah satu jalur yang kami ambil adalah model bisnis diferensiasi . Apakah itu ?

Apa yang membedakan produk satu dengan produknya lainnya? Pertanyaan ini mengarah pada elemen kedua, yakni differentiation. Merek yang kuat selalu memiliki poin pembeda dengan pesaing. Tanpa ini, konsumen tidak akan melihat kelebihan apa-apa dari merek tersebut.

Diferensiasi merupakan proses mengintegrasikan konten (what to offer), konteks (how to offer), dan infrastruktur (enabler) sebagai faktor pembeda dari apa yang ditawarkan kepada pelanggan. Konten mengacu pembeda dari apa yang ditawarkan kepada konsumen. Contohnya, Bakmi GM yang mengandalkan rasa dan racikan khas untuk menunya yang belum tertandingi oleh resto bakmi lain.

Sementara, konteks lebih mengacu pada pembeda yang ada dalam cara konten itu dipasarkan kepada pelanggannya. Starbucks, misalnya. Dari menu kopinya mungkin tidak jauh beda dengan yang ditawarkan gerai-gerai lain—bahkan dalam taraf tertentu kopi-kopi lain bisa jauh lebih enak. Tapi, Starbucks memiliki cara unik menyuguhkan kopi, seperti ambience gerainya, pesan gaya hidupnya, dan sebagainya.

Sedangkan infrastruktur mengacu pada segala sesuatu yang memungkinkan diferensiasi dari sisi konten maupun konteks terlaksana. Contohnya, soal penggunaan teknologi, kecakapan sumber daya manusia, fasilitas, jaringan, dan sebagainya. Pos Indonesia, misalnya, menjadi perusahaan yang kuat karena ditopang oleh jaringan yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia dan hampir tidak tersaingi oleh perusahaan lain. Saat ini, Pos Indonesia sedang mereposisi dirinya dari perusahaan pos menjadi perusahaan jaringan kelas dunia.



Pada tulisan sebelumnya tentang PDB, dikatakan Diferensiasi menjadi elemen fundamental bagi merek maupun produk. Alasannya, diferensiasi inilah yang membedakannya dengan merek maupun produk pesaing. Di tulisan tersebut, juga dipaparkan apa arti dari diferensiasi tersebut. Tulisan ini akan membahas bagaimana cara membangun diferensiasi yang kuat atau apa saja syarat-syarat agar diferensiasi yang dibangun itu kokoh dan solid. Berikut syarat-syarat membangun diferensiasi yang kuat tersebut:

1. Memberikan excellence value pada pelanggan
Pada intinya, produk dan merek harus memiliki perbedaan. Namun, perbedaan di sini bukanlah asal beda. Perbedaan ini harus mendatangkan value dan benefit kepada pelanggan. Sebab itu, semakin perbedaan tersebut memberikan value yang tinggi, semakin kuat juga diferensiasi dari merek maupun produk itu.

2. Punya keunggulan dibanding pesaing
Diferensiasi yang kuat dibentuk karena merek maupun produk memiliki keunggulan dibanding pesaing. Keunggulan di sini bisa dari sisi fungsi, manfaat, kenyamanan, kemasan, dan sebagainya. Yang jelas, keunggulan ini memberi nilai lebih kepada pelanggan daripada yang diberikan oleh pesaing.

3. Memiliki keunikan yang tak gampang ditiru pesaing
Sesuatu yang uni, apalagi yang menjadi ciri khas, akan menambah kekuatan diferensiasi sebuah merek maupun produk. Keunikan ini bisa menjadi karakter khas dari merek maupun produk tersebut.

---
* Referensi: The Official MIM Academy Coursebook "Brand Operation" (2010)