Friday, June 07, 2019

THE NEW ROLES OF a LEADER

THE NEW ROLES OF a LEADER
(Peran baru seorang leader)


Pak Dhani adalah seorang Marketing Head di sebuah perusahaan swasta besar di Jakarta. Dia baru direkrut di perusahaan  tersebut 6 bulan yang lalu. Dia mempunyai misi yang sangat keren. Transformasi marketing campaign mereka ke dunia digital.
Dan Pak Dhani memang berpengalaman dalam hal itu di perusahaan perusahaan lain. Makanya CEO pun tertarik dan merekrut Pak Dhani ke perusahaan itu. So far, so good!

Sayangnya setelah 6 bulan di posisi itu, Pak Dhani menghadapi challenge yang besar:
- Anak-anak buahnya menunjukkan resistence yang tinggi untuk berubah, karena mereka sudah terbiasa dengan cara lama
- Finance team memperketat budgetnya karena kondisi bisnis yang susah
- Kolega (peers) pak Dhani yang mulai sinis karena pak Dhani belum juga menunjukkan hasil yang nyata
- CEO yang terus menerus menyampaikan harapannya yang semakin tinggi

Pak Dhani pun seperti terjepit di tengah tengah itu.
Dia  bahkan bilang,"Selama 6 bulan ini, sampai dia baca buku-buku leadership lagi. Dan saya pelajari dan saya praktekkan ... tidak berhasil juga"
"Saya bingung pak, bahkan head hunter sudah mencium hal ini, dan mereka mulai menawarkan pekerjaan lain ke saya? Apakah saya harus mulai mencari pekerjaan baru pak?" tanyanya penuh harap, sambil mengusap rambutnya yang agak kucel dan mukanya yang kusut.

Dan saya pun mulai membahas hal ini dengan Pak Dhani.
Pertama-tama, Pak Dhani harus menyadari bahwa proses ini normal. Bahwa pada awal akan banyak yang tidak mau bekerja sama, memang semua perubahan berjalan seperti itu. 
Tidak ada perubahan yang berjalan mulus tanpa challenge.

Karena semua perubahan itu, untuk mencapai objective nya akan membuat semua orang :
- bekerja lebih keras (atau lebih banyak)
- mengerjakan hal yang baru (yang belum pernah mereka lakukan)
- mempelajari hal baru (yang belum pernah mereka kuasai)
- berhubungan dengan orang-orang baru (yang belum pernah mereka kenal)

Semuanya akan membuat mereka keluar dari kenyamanan mereka. Dan wajar kalau banyak orang akan merasa tidak nyaman dengan hal itu. Jadi wajar kalau pada awal mereka semua akan menolak.
Saya sendiri sekarang menjadi HR Director , dan selama perjalanan karier saya banyak sekali perubahan yang pernah saya pimpin. Apakah ada yang berjalan mulus tanpa challenge sejak awal? Ya gak ada lah, gak mungkin!

Is it difficult? YES.
Is it impossible? No.
Apalah saya harus tetap keukeuh dan berusaha melakukan yang terbaik? Tentu saja!
Build your confidence!
You are what you  believe!
Kalau anda berpikir anda tidak bisa , ya anda akan gagal!
Kalau anda  berpikir anda akan bisa melakukannya, anda akan terus menerus berusaha, dengan berbagai macam cara, dan akhirnya akan berhasil!

Terus apa lagi yang harus dilakukan Pak Dhani?
Ini adalah 5 peran seorang leader yang harus dilakukan oleh pak Dhani ...

a) Catalyst

Seorang leader adalah seseorang yang mempercepat agar perubahan itu segera tercapai.

Caranya dengan :
- membayangkan apa yang harus mereka capai di masa depan
- memikirkan apa yang harus dilakukan
- segera mengimplementasi apa yang SEKARANG sudah bisa dilakukan sampai mendapatkan hasil yang nyata
- dan segera menginformasikan ke semua orang saat hasilnya itu sudah tercapai (tell everybody about the quick wins that you achieve)
Lakukan itu agar anda segera mendapatkan komitmen dari yang lain.
Grab your "low hanging" fruits.
Jangan terlalu lama berkutat di design dan concept. Impelemt. Execute. Act.
Dream Big, Start small, Act now!

b) Communicator

Seorang leader harus mempunyai kemampuan berkomunikasi.
Dan ingat kemampuan itu dua arah ya... Berarti bukan hanya kemampuan ngomong tetapi juga kemampuan mendengarkan (dan sebenarnya kemampuan mendengarkan akan lebih penting).
Ingat misi anda tidak akan pernah tercapai tanpa kerja sama yang positive dari tim anda dan dari kolega anda.
Jadi anda memang harus berani menyampaikan visi anda, kemudian mendengarkan masukan dan pendapat mereka, kemudian  bersama sama mendiskusikan bagaimana semuanya akan tetap mencapai tujuan tersebut dengan memperhatikan concern mereka dan masukan mereka.
It difficult? Yes. Tapi tanpa itu anda tidak akan pernah mencapai objective yang ditetapkan.

c) Connector

Seorang leader juga seseorang yang lihai menjalin network atau jaringan. Dia akan dikenal banyak orang, dan bila anak buahnya membutuhkan bantuan, leader akan membantu menyelesaikan masalahnya dengan bantuan jaringan yang dia punyai.
Dan ingat the first rule of networking: before you ask for help, you had help people before.
So to build the network what you need to do is to help, help, help, help and help. And may be one day you ask for help.

d) Change Executor

Punya visi dan objective itu bagus, tetapi tidak ada gunanya kalau tidak dilengkapi dengan implementasi dan eksekusi yang kuat.
Tugas anda sebagai leader adalah memastikan bahwa apapun yang sudah disepakati akan diimplementasikan sampai tuntas dan membawa hasil yang significant.
That's how leader bring values and credibility, by delivering results.

e) Coach

Finally, anda juga harus bersiap siap bahwa anak anda belum siap untuk menjalankan perubahan yang diinginkan perusahaan.
Dan ini bisa disebabkan karena mereka belum "mampu" (competence) atau belum "mau" (motivations). Dan anda harus  bersiap menangani hal ini. 
Don't complain. This is why you are appointed as the leader.
Kalau semuanya sudah mampu dan mau, buat apa juga anda didatangkan sebagai leader?
Di sinilah anda punya tugas terakhir (dan terpenting) untuk melakukan coaching kepada mereka.
As leader your job will be to:
- motivate them so they will be willing to do the change
- develop them so they have the ability to do the change

And you can only do it by listening to them, understanding them, motivating them, develop them and reward them (in the right order).

Remember, THE FIVE NEW ROLES OF a LEADER

Catalyst
Communicator
Connector
Change Executor
Coach

Warm Regards

Pambudi Sunarsihanto

Fanky Christian
IT Infrastructure Specialist
Smartcityindo.com
StartSmeUp.Id

Chairman DPD DKI APTIKNAS
Vice Chairman ASISINDO
Secretary ACCI