Kuliah Praktisi Fakultas Teknik Undang Asosiasi Pengusaha


 

Surabaya – Tidak tanggung-tanggung, sekaligus membawa empat asosiasi pengusaha,hadir dalam kuliah bersama dosen praktisi. Fakultas teknik yang memiliki 5 program studi, benar-benar terwakili dari ilmu yang disampaikan oleh para pengusaha ini. Perusahaan yang hadir dalam undangan Fakultas Teknik ini meliputi; APTIKNAS, iFORTE, Yorindo, tp-link. Bertemakan Tantangan & Strategy Membangun Teknologi Infrastruktur 4.0 keempat narasumber memaparkan bisnis teknologi masa depan untuk bangsa ini.

APTIKNAS, Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Indonesian ICT Business Association) merupakan Asosiasi hasil kesepakatan baru dari para pengusaha yang sebelumnya bernaung di dalam Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia. Bapak Fanky Christian yang merupakan Chairman Aptiknas DKI Jakarta dalam paparannya menyebutkan bahwa Aptiknas saat ini memiliki 4 asosiasi pendamping.

“Indonesia harus siap, terutama warga kampus seperti mahasiswa. Terdapat 5 sektor yang dicanangkan oleh pemerintah untuk Making Indonesia 4.0, antara lain ; Food & Beverage, Textile & Apparel, Automotive, Elekcronics, Chemical” ungkap Bapak Fanky.

Bahkan dalam paparannya, Kampus atau Universitas harus apa ? tantangan kedepan semakin sulit bagi yang tidak paham teknologi. “Mahasiswa harus belajar SMART Manufacture, ada PLC, robotic, Big data, Cloud, Cybersecurity. Mahasiswa tidak boleh tidak paham” imbuh beliau.

Tidak kalah menariknya dari narasumber pertama, Bapak Satya Surya Anggoro yang merupakan Head of Business Development iFORTE, bahwa saat ini perusahaanya telah menjalankan 120.000 KM jaringan fiber optic di Indonesia. Menggunakan motto Connectivity for Better Life menjadi solusi bagi para pembisnis yang membutuhkan jaringan telekomunikasi di Indonesia. iForte mulai serius memantapkan diri sebagai layanan jaringan Telekomunikasi berbasis kabel optic, satelit komunikasi dan broadband wireless serta Micro BTS.

Bapak Yoki Mulyadi Widjaya, yang merupakan B2B sales manager dari perusahaan tp-link menerangkan bahwa R&D perusahaan ini memiliki lebih dari 2000 engineer yang berasal dari kampus terkemuka. Perusahaannya merupakan salah satu perusahaan manufaktur dan produsen peralatan jaringan besar dunia, yang mengoperasikan fasilitas manufaktur in-house. Saat ini memasok distribusi ke lebih dari 170 negara dan melayani miliaran orang di seluruh dunia.

Kelancaran seluruh acara hari ini ditangani sepenuhnya oleh Yorindo Communication, para narasumber menjadi tanggung jawab Yolanda Roring. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan bisnis dan perusahaan Event Organizer yang fokus dalam jaringan dan Komunikasi. Fakultas Teknik belajar banyak dengan konsep acara pada hari ini (20/10).

Dr. Yunia Dwie Nurcahyanie selaku dekan Fakultas Teknik sangat berterima kasih atas kunjungan yang berarti dari para narasumber yang sangat luar biasa. Kesempatan yang luarbiasa ini akan terus dikembangkan dan dicanangkan bentuk kerjasamanya secara serius ke depan. Rektor Dr. M. Subandowo, dalam sambutannya juga menyampaikan ketabjubannya pada langkah yang diambil Fakultas Teknik. “Kami diberitahu mendadak oleh ibu Dekan, dan pagi ini sangat luar biasa. Saya sampaikan bahwa slogan Semangat PAGI (Peduli-Amanah-Gigih-Inovatif) benar-benar diterapkan oleh warga teknik. Saya melihat Inovasi ibu dekan ini sangat luar biasa, antusias adik-adik juga sangat luar biasa. Budaya akademis ini, akan terus kita gerakan untuk Adi Buana menuju kejayaan” ungkap beliau.


Sumber : https://unipasby.ac.id/index/det/2022/10/kuliah-praktisi-fakultas-teknik-undang-asosiasi-pengusaha#.Y1E8OqU8WqE.whatsapp