Data Center is our focus

We help to build, access and manage your datacenter and server rooms

Structure Cabling

We help structure your cabling, Fiber Optic, UTP, STP and Electrical.

Get ready to the #Cloud

Start your Hyper Converged Infrastructure.

Monitor your infrastructures

Monitor your hardware, software, network (ITOM), maintain your ITSM service .

Our Great People

Great team to support happy customers.

Saturday, October 31, 2009

Hasil National Summit

Rekomendasi bidang Perekonomian :

1. Sektor infrastruktur

Perlunya Perppu pengadaan tanah

Pengelolaan dana BLU

Perbaikan skema kerjasama pendanaan pemerintah dan swasta

Pengadaan Lembaga Pembiayaan Infrastruktur

2. Sektor Revitalisasi Industri dan Jasa


Perbaikan kinerja PLN untuk meminimalkan pemadaman

Perbaikan kinerja Perusahaan Gas Negara sehingga suplai gas kepada
industri stabil

3. Sektor Ketenagakerjaan


Perbaikan infrastruktur transportasi khususnya di pelabuhan besar dan
peningkatan kapasitas

4. Sektor Pariwisata


Pengurusan visa di bandara

5. Sektor Energi


Jaminan pasokan energi dari pemerintah merevisi Perpres No.71 tahun
2005 tentang penyediaan dan pendistribusian jenis BBM tertentu

Menerbitkan Perpres tentang proyek percepatan pembangunan proyek
pembangkit listrik 10 ribu megawatt tahap II

6. Sektor Energi Terbarukan


Keringanan pajak untuk energi terbarukan

7. Sektor Pemberdayaan UMKM


Pembentukan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) melalui UU

Perbaikan prosedur pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR)

8. Sektor Transportasi


Penyelesaian kerangka regulasi logistik di antaranya menyusun jaringan
transportasi laut yang terintegrasi untuk wilayah Kalimantan,
Sulawesi, Maluku, Papua, dan meningkatkan pelayanan angkutan umum
massal di kota-kota besar

9. Sektor Pangan


Penelaahan kembali peraturan terkait tata ruang dan ketersediaan lahan
termasuk hutan.

Rekomendasi Bidang Polhukam

1. Pemantapan otonomi daerah dan pembangunan daerah


Evaluasi terhadap keinginan pemekaran daerah

Pilkada diselenggarakan daerah lebih efisien, efektif dan tidak
berdampak pada kenyaman masyarakat

Perimbangan dana alokasi umum ke daerah

Pelayanan publik, aparatur perlu memenuhi pelayanan yang lebih cepat

2. Pelayanan publik dan reformasi birokrasi


Penguatan pengaduan lembaga masyarakat terkait pemerantasan korupsi.

Masalah perizinan yang lebih cepat

3. Pencegahan dan pemberantasan korupsi


Bagaimana interaksi pemantapan hubungan antar lembaga hukum KPK,
kepolisian, kejaksaan dan pengadilan

Lembaga perlindungan saksi perlu diberdayakan

4. Reformasi bidang hukum dan perlindungan ham


Koordinasi antara produk hukum di pusat dan daerah atau sektoral yang
tumpang tindih.

Rekrutmen aparat bidang hukum maka calonnya harus bagus.

Kepastian hukum bagi pengusaha, birokrat yang melaksanakan program pemerintah.

5. Pemberantasan dan pencegahan terorisme dan pertahanan.


Rumusan UU 15 (anti teror) untuk dipertajam, untuk memperkuat undang-undang

Hasil penyelidikan intelejen bisa dipakai penegak hukum terkait teroris.

Teroris tidak hanya ditangani oleh aparat yaitu polisi, harus tanggung
jawab semua komponen bangsa, sebagai bagian pencegahan.

Bidang pertahanan, penambahan anggaran Rp 5 trilun di 2010 tidak bisa
mengejar idle selama 15 tahun. Sehingga perlu terobosan, yaitu
memberdayakan industri dalam negeri dan pembiayaan dalam negeri.

Sementara rekomendasi di bidang Kesra cukup normatif, antara lain soal
perundingan antara buruh dengan pengusaha harus diselesaikan jika
terjadi perselisihan hubungan industrial, penguatan kelembangaan
antara BNP2TKI antara Depnakertrans dan lain-lain.

Bidang kesehatan yaitu upaya peningkatan pelayanan kesehatan,
peningkatan kesejahteran masyarakat, pengendalian penyakit yang
disebabkan oleh bencana dan lain-lain.

Untuk bidang pendidikan yaitu peningkatan kualitas lulusan terbaik,
peningkatan pendidikan dasar 9 tahun, penyediaan Bantuan Operasional
Sekolah (BOS) yang efektif dan akuntable. Peningkatan kesempatan
lulusan SD/MI keluarga miskin untuk melanjutkan ke SMP, peningkatan
mutu proses pembelajaran, peningkatan kualitas dan distribusi guru,
peningkatan kompetensi guru dan lain-la

--
Sent from my mobile device

Thursday, October 29, 2009

City of Los Angeles will use Google cloud computing email services

Updated: 2009-10-28

The Los Angeles City Council voted unanimously to switch to Google's cloud computing email services.

The $7.25 million contract, which will place all 30,000 Los Angeles city employees in Google's cloud, bodes well for the company's bid to compete with Microsoft as a software provider for businesses and government agencies.

The decision came after a year of lobbying from both software companies. Parties on all sides theorize that smaller cities may see the recent decision in Los Angeles as an endorsement of Google's cloud-based Apps, and may follow suit.

Microsoft's Office suite still dominates the software market for businesses and government agencies. Next year, the company plans to release web-only versions of a number of Office programs, including Word and PowerPoint.

In adopting cloud computing technology, the city of Los Angeles follows in the footsteps of a number of high-performing business firms. A recent poll commissioned by software firm CCH found that 30 percent of high-performing firms use cloud technology, and that another 55 percent expect to do so within the next three years.


--------------------------------

Ayo ZOHO, kejar donk!!

Wednesday, October 28, 2009

Tifatul Sembiring Bangga Terhadap OSS

http://www.biskom.web.id/2009/10/26/tifatul-sembiring-bangga-terhadap-oss.bwi
Tifatul Sembiring Bangga Terhadap OSS
Ditulis pada 26 October 09

Semangat gerakan "Go Open Source!" terus mendapat dukungan dari berbagai institusi pemerintah, swasta, akademisi, pebisnis, komunitas teknologi informasi (TI) dan masyarakat. Hal ini dibuktikan Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) lewat perhelatan akbar bernama Global Conference on Open Source (GCOS) 2009 yang berlangsung hari ini, Senin (26/10) hingga esok di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring, dalam sambutannya mengatakan, open source software (OSS) adalah cara yang tepat untuk menekan pembajakan. Sesuai dengan sifat open source sebagai sistem terbuka, maka OSS dapat dikembangkan oleh siapa pun, sehingga dapat membuka kesempatan bagi semua orang untuk menjadi seorang pengembang software.

"Saya bangga terhadap OSS karena mampu memberikan keuntungan bagi negara. Isu utama yang ada di OSS adalah low cost, itu yang akan kita galakkan," tandasnya.

Sementara itu, Engkos Koswara, Staf Ahli Bidang TIK Kemenristek yang mewakili Menristek mengatakan, "Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari OSS, diantaranya dari sisi keamanan, OSS jauh lebih aman ketimbang software berlisensi yang biasanya rentan terhadap serangan."

Melalui kementerian ristek, Engkos menambahkan kalau program open source sudah digalakkan sejak tahun 2005 melalui program "Indonesia, Go Open Source". Diharapkan, pada akhir 2011 open source telah digunakan oleh semua instansi pemerintah.

Ketua Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), Betti Alisjahbana yang sekaligus menjadi panitia GCOS mengharapkan, OSS bisa sukses diimplementasikan di Indonesia dengan memperkuat komunitas open source. "Kami berharap Indonesia bisa mengambil manfaat maksimum dari OSS yang semakin berkembang di dunia untuk kemajuan TI Indonesia dan pertumbuhan ekonomi umumnya," kata Betti.

Acara yang dihadiri 5 ratusan peserta ini juga mendatangkan sejumlah pakar dan praktisi dunia TI khususnya open source, antara lain Sunil Abraham dari India, Krich Nasingkun dari Thailand, Muh Rosli bin Abd Razak dari Malaysia, Ko Hong Eng dari Sun Micro System, Ray Davies dari IBM, Matthias Merkle dari IntWent dan Campbell O Webb dari Harvard University serta HE. Manuel Tnnoccencio Santos, Duta Besar Brazil untuk Indonesia.

Selain itu sejumlah pakar open source Indonesia juga hadir seperti Onno W Purbo, I Wayan Simri Wicaksana, I Made Wiryana, Benhard Sitohang (ITB), Indra Utoyo dari Telkom, Aswin Sasongko (Dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo), Idwan Suhardi (Deputi Kemenristek), Goenawan Loekito (Oracle) serta pengurus AOSI, Soemitro Roestam dan Soegiharto Santoso.

Terima kasih.

Salam,
Mr.Hoky / Soegiharto Santoso.
BISKOM - Media Partner GCOS 2009