Perusahaan Antivirus Sophos Dijual Rp2,7 T

Perusahaan Antivirus Sophos Dijual Rp2,7 T
Ellyzar Zachra PB
04/05/2010 - 17:02

(IST)

INILAH.COM, Jakarta- Dua pendiri Sophos produsen software antivirus
berbasis di Oxfordshire menetapkan harga US$300 juta (Rp 2,7 triliun) pada
Apax Partner yang membeli sebagian besar saham perusahaan yang didirikan
25 tahun lalu itu.

Jan Hruska dan Peter Lammer mendirikan Sophos tahun 1985 setelah pertemuan
mereka saat menjadi siswa teknik di Oxford University. Mereka menjual
sebagian besar dari kombinasi 60% saham perusahaan dalam sebuah
kesepakatan yang diumumkan Selasa (4/5).

Kantor pusat Sophos berada di Abingdon namun berkompetisi dengan pesaing
besar Symantec dan McAfee dari AS dalam menjual software penjaga komputer
dari serangan yang membahayakan keamanan seperti hacker, virus dan spam.

Perusahaan telah berbicara pada bank soal pengumuman penawaran saham
perdana di New York saat mereka didekati oleh Apax tahun ini soal
pembelian. Upaya awal IPO harus ditinggalkan tahun 2007 saat krisis
ekonomi.

Grup ekuitas swasta TA Associatestelah mengambil 20% saham Sophos tahun
2002, di mana ini juga dijual pada Apax sebagai bagian di kesepakatan.

Hruska dan Lammer menyerahkan kontrol operasi perusahaan selama beberapa
tahun. Namun mereka akan ikut andil sebagai direktur noneksekutif dan akan
tetap mengawasi setelah Apax mengambil alih. Steve Munford akan menjadi
kepala eksekutif.

Pasar software keamanan bernilai US$3,1miliar (Rp 28,2 triliun) dan
berkembang 9% setahun, berdasarkan data IDC. Hal itu karena makin
banyaknya individu dan perusahaan yang memproteksi perangkat mereka dengan
sistem IT yang rumit.

Tidak seperti saingan AS mereka yang lebih besar, Sophos tidak menyediakan
perangkat lunak bagi pengguna komputer rumahan tapi hanya untuk
perusahaan. Mereka berspesialisasi pada perusahaan kecil atau menengah.
Namun perusahaan itu memenangkan beberapa nama besar seperti General
Electrics, Tesco, Hilton dan Toshiba.

Apax membeli sekitar 70% dari saham perusahaan dan menggunakan utang
sebagai pembayaran sepertiga dari nilai kesepakatan. Pembelian itu
direncanakan untuk melanjutkan strategi perusahaan dalam mengembangkan
diri melalui akusisi. Salah satu contohnya dengan mengambil alih Utimaco
Safeware di Jerman 2 tahun lalu.[ito]

Fanky Christian
Business Development Director
PT. DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI
IBEC Building 2nd Fl
Jl. KH Wahid Hasyim No.84-86
Jakarta Pusat, 10340, Indonesia
SMS: 62-21-98054359
Telp: 62-21-3924716
Fax: 62-21-3903432
mobile: 62-812-1057533
www.dayaciptamandiri.com

Online Store: www.tokofc.com

visit:
- dayaciptamandiri.blogspot.com
- fankychristian.blogspot.com
- www.facebook.com/fanky.christian

[build]
|AMP|BrandRex|CCSI|NetViel|Goldbach|UniFlair|Mira|APC|
|Fingerprint|FM200|FirePro|

[access]
|Cisco Systems|Raisecom|Proscend|Kaspersky|
|Aetna Kiosk|SendQuick|OZEKI NG|

[manage]
|OpManager|AppManager|ServiceDesk Plus|NetflowAnalyzer|
|Desktop Central|Firewall Analyzer|FacilityDesk|PRTG|Solarwinds|
|finosMQS|finosMDS|finosHR|finosACC|
|BBFlashBack|BBTestAssistant|FusionCharts|Navicat|
|Network Implementation Services|Operation Support Services|

Popular posts from this blog

Dunia Aplikasi OpenSource

Mengenal Fungsi Dan Komponen Panel Listrik

Membangun Ruang Server (1)