Digitalisasi UMKM bisa fokus jika pemerintah bentuk badan sendiri

Digitalisasi UMKM bisa fokus jika pemerintah bentuk badan sendiri

Reporter : Fauzan Jamaludin | Senin, 22 Februari 2016 19:21

Digitalisasi UMKM bisa fokus jika pemerintah bentuk badan sendiri
digital era. © Interbrand.com
Merdeka.com - Direktur Executive Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, mengapresiasi hasil kunjungan Presiden Jokowi di Silicon Valley yang membahas soal digitalisasi pada sektor UMKM bersama Facebook dan Google.
"Yang menarik, Presiden Jokowi sudah mulai mengerti bahwa yang perlu dikedepankan dalam ekonomi digital ini adalah UMKM, sehingga minta support dari Google dan Facebook mengenai pelatihan. Kalau pelatihan saya pikir tidak apa-apa," ujarnya kepada Merdeka.com melalui pesan singkat, Senin (22/2).
Namun, kata dia, perlu ada ketegasan persoalan mana yang menjadi wilayah asing bisa terlibat dan mana yang harus dikerjakan pemerintah sendiri.
"Saya melihat, upaya pemerintah ini belum jelas bagaimana membawa UMKM sebagai bagian penting revolusi ekonomi digital. Strategi besarnya yang belum terlihat, kalau meminta bantuan pelatihan memang akan menjadi bagian dari peningkatan SDM dan edukasi, tapi membawa ke ekonomi digitalnya yang belum. Kalaupun ada roadmap kan e-commerce saja, padahal ekonomi digital bukan cuma e-commerce," terangnya.
Ia pun menyarankan jika pemerintah membentuk badan yang bisa menangani khusus mengenai pertumbuhan ekonomi digital. Tujuannya agar pemerintah mampu memfokuskan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
"Saya membayangkan kita punya lembaga ad hoc seperti Komite Ekonomi Digital, yang akan mengonsep, menyiapkan perubahan ekonomi baru, mengawasi implementasi hingga 2020. Ekonomi digital ini akan jadi urat nadi ekonomi Indonesia," katanya.