Data Center is our focus

We help to build, access and manage your datacenter and server rooms

Structure Cabling

We help structure your cabling, Fiber Optic, UTP, STP and Electrical.

Get ready to the #Cloud

Start your Hyper Converged Infrastructure.

Monitor your infrastructures

Monitor your hardware, software, network (ITOM), maintain your ITSM service .

Our Great People

Great team to support happy customers.

Monday, April 21, 2008

18.04.2008 - Backup dan Recovery Open Source Tunjang Pengguna MySQL


Zmanda, Inc umumkan gelar "MySQL Partner of the Year" dari Sun Microsystems. Penghargaan ini diberikan kepada partner MySQL yang telah memperlihatkan kontribusi bagi perkembangan MySQL.

Hingga saat ini, Zmanda mengembangkan dan memasarkan software backup dan recovery untuk aplikasi enterprise. Zmanda Recovery Manager (ZRM) enterprise untuk MySQL merepresentasikan misi penting pertama solusi recovery dan backup yang dirancang khusus untuk database MySQL. Zmanda menekankan ZRM untuk MySQL bersama dengan solusi backup jaringannya, Amanda Enterprise.

Menurut Chander Kant, CEO Zmanda, dengan semakin luas dan kokohnya pasar database MySQL, kebutuhan akan software recovery dan backup yang cepat dan online di tingkat perusahaan juga menjadi makin penting. "Penghargan ini mengingatkan bahwa ZRM untuk MySQL akan menghadapi situasi tersebut dengan menghadirkan solusi yang menyasar keperluan khusus adiministrator database MySQL," tambah Kant.

Sementara itu, Zmanda baru saja menjalin kemitraan dengan Sun Mycrosystem untuk menghadirkan solusi backup dan recovery data global yang komprehensif bagi pelanggan MySQL Enterprise. Konsumen MySQL kini dapat membeli ZRM for MySQL langsung dari Sun.

Di lain pihak, Marten Mickos, wakil presiden senior Database Group Sun Mycrosystem menyatakan, solusi backup dan recovery database Zmanda memenuhi kebutuhan nyata konsumen MySQL Enterprise. Ia menjelaskan, ZRM untuk MySQL memberikan dukungan dan fungsionalitas tingkat tinggi yang diperlukan oleh aplikasi database yang paling pelik sekali pun.

Astri Kharina

18.04.2008 - Pemerintah Umumkan Tarif Ritel Baru

Penurunan tarif sewa jaringan yang diberlakukan Pemerintah di 2008 berkisar antara 46-81 persen. Penurunan ini disesuaikan dengan jarak untuk point to point, seperti biaya instalasi sebesar Rp2.400.000 untuk sewa jaringan hingga 5 km maupun lebih dari 500 km.

Sementara itu, sewa jaringan antara 5 hingga 20 km dikenai biaya langganan sebesar Rp 2.450.000 per bulan atau turun 81% dari sewa eksisting yang mencapai Rp 13.106.000 per bulan. Untuk sewa jaringan antara 25-100 km dikenai biaya langganan Rp6.900.000 atau turun antara 47-83%. Di lain pihak, untuk jarak 150 dan 200 km dikenai Rp 8.550.000 atau turun 79% dari tarif sebelumnya, Rp 44.776.000.

Sebelumnya, BRTI telah memberikan persetujuan terhadap Dokumen Sewa Jaringan milik PT. Telkom sebagai penyelenggara jaringan penyedia layanan sewa jaringan dominan melalui Keputusan Dirjen Postel No. 115 Tahun 2008. Dengan adanya pemberian persetujuan terhadap jenis layanan dan besaran tarif sewa jaringan milik PT. Telkom tersebut, maka terjadi penurunan besaran tarif sewa jaringan dari besaran tarif eksisting.

Menurut Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot Dewa Broto dalam siaran persnya, bila dikaitkan dengan tarif baru ini, tarif PT Telkom ini masih lebih rendah bila dibandingkan dengan Australia, Singapura, dan Thailand. Sementara itu, Dirjen Postel menyampaikan sejumlah instruksi kepada para penyelenggara telekomunikasi, di antaranya penyelenggaraan telekomunikasi harus memenuhi ketentuan Undang-undang Telekomunikasi yang berlaku. Selain itu, penyelenggara telekomunikasi juga harus memperhatikan aturan yang berlaku mengenai kewajiban untuk memberikan informasi yang benar mengenai harga atau tarif.