Posts

Showing posts from August 6, 2017

Are You Ready for a Multi-Cloud Future?

Are You Ready for a Multi-Cloud Future?BY BILL KLEYMAN ON AUGUST 3, 2017 1 COMMENT 211

Beban kerja staf Data Center akan berubah

Data Center Trends Shift Staff WorkloadsBY GAIL DUTTON ON JULY 31, 2017 ADD YOUR COMMENTS 405

3 Cara backup data untuk bisnis anda

3 Ways Your Business Can (and Should) Back Up Data As technology evolves, producing more data as a result, the backup systems we use to protect this data are also evolving. For businesses there are now several options to choose from when it comes to backing up their data. Below are three distinct ways a business can back up data. Remember, it’s not a question of if you should back up but rather of how. Here is a quick “back up 101” review: 1. On-Premise Backup The process of storing data locally, whether on hard drives, disks or servers.On-premise solutions are popular and widely known as being “safe”. They are quick, and provide low latency as they are local and backed by networking communications, which are suitable for a variety of different workloads, including those that require high performance. 2. Cloud Backup A service that replicates the data on a local hard drive or local file system and stores that duplicate data in the cloud. It is a specialized type of offsite data backu…

5 step to hire the right people

HIRE THE RIGHT PEOPLE
Pagi itu Ananta uring-uringan. Ananta adalah seorang CEO di sebuah perusahaan Amerika di Indonesia. Pagi itu kami breakfast di Ritz Carlton Asia Pacific. Kami memang secara regular makan pagi bareng. I learned a lot about the business from him. Dan dia juga suka curhat dan menceritakan permasalahan yang dihadapinya dengan teamnya. Dan pagi itu kamu mendiskusikan tentang seorang anak buahnya (sebut saja namanya Widya) yang menduduki posisi penting di perusahaanya. "Gua nggak tahu siapa yang dulu merekruit Widya. Karakternya dia sama sekali gak match sama budaya perusahaan ini. Akibatnya meskipun dia pinter, tetapi sangat sulit bagi Widya untuk mendapatkan support dari senior-seniornya, peernya dan juga anak buahnya. Style Widya sama sekali gak nyambung dengan budaya perusahaan itu. - Widya hanya memikirikan pencapaian target teamnya sendiri - Widya kelihatan suka menjilat seniornya tetapi suka menginjak bawahannya - Widya menggunakan kata kata yang kurang sopan bahk…

5 KESALAHAN kronis perusahaan

*LIMA KESALAHAN KRONIS PERUSAHAAN YANG MEMBAWA PADA KEMUNDURAN & KEBANGKRUTAN* ( By Freddy Liong, MBA, CBA, ACMC - Specialist Strategic Business Plan & Leadership System ) 
Perusahaan jamu terkemuka, Nyonya Meneer, dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada Kamis (3/8/2017) pekan lalu. Ketuk palu pailit cukup mengejutkan banyak orang, lantaran produk jamu perusahaan yang berbasis di Semarang tersebut dikenal luas masyarakat, dengan tagline-nya yang sangat terkenal: Berdiri Sejak 1919. 
Apa yang bisa dipelajari dari kejadian kejatuhan berbagai perusahaan besar dan perusahaan yang menjadi pioneer di industrinya, namun berakhir tragis?  Berbagai kesalahan klasik yang umumnya terjadi pada perusahaan seperti ini adalah : 
1. *Tidak adanya business master plan yang terintegrasi* untuk jangka waktu 3 – 5 tahun kedepan. Kalaupun ada business plan :  itupun hanya dipakai sebatas formalitas saja, tidak dipakai sebagai panduan atau kompas dalam operasional  tidak mengintegrasik…

INFOGRAFIK: Indonesia, Pusat E-commerce ASEAN

Image
Indonesia telah menjadi pasar terbesar ­e-commerce di Asia Tenggara. Pada 2014, Euromonitor mencatat, penjualan online Indonesia mencapai US$ 1,1 miliar, lebih tinggi dari Thailand dan Singapura. Namun, jka dibandingkan dengan total perdagangan retail, penjualan e-commerce di Indonesia hanya menyumbangkan 0,07 persen.
Artinya, pasar e-commerce Indonesia berpeluang untuk tumbuh semakin besar. Apalagi dengan jumlah penduduk dan tingkat produk domestik bruto (PDB) terbesar di ASEAN. Euromonitor memperkirakan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) penjualan online Indonesia selama 2014-2017 sebesar 38 persen.  Produk yang paling laku antara lain buku, video games, produk elektronik, pakaian, serta turisme. Lazada dan Tokopedia adalah pemain online marketplace terbesar di Indonesia. Tokopedia bahkan mengklaim jumlah pengunjungnya mencapai 10 juta dan menjual sekitar 2 juta produk setiap bulan. Persaingan kelihatannya bakal semakin ketat setelah Lippo Group meluncurkan MatahariMall pada awal…

Perkembangan Cloud Computing di Indonesia 2014

Image
The Growth of Cloud Computing in Indonesia Indonesia has a huge potential market for cloud computing. Cloud computing market is still at its nascent stage in the country. It is quickly gaining popularity among Indonesian firms. A report by Springboard Research, a leading online research community, found that around 50% of corporations surveyed in 2011 were using or actively planning cloud initiative.

Cloud computing trend is definitely on the rise in Indonesia. During the past five years cloud has grown at an compounded annual rate of 48% – much greater than the global annual growth rate of cloud computing.
Local companies are quickly embracing cloud technology to cut their cost of operations. The Indonesian government is in the forefront in development of cloud data centers and virtualization technology in the country. They aim to deploy consolidated, distributed data infrastructure with strong disaster recovery capabilities.
Previously, companies hosted all the data in their data ce…