Data Center is our focus

We help to build, access and manage your datacenter and server rooms

Structure Cabling

We help structure your cabling, Fiber Optic, UTP, STP and Electrical.

Get ready to the #Cloud

Start your Hyper Converged Infrastructure.

Monitor your infrastructures

Monitor your hardware, software, network (ITOM), maintain your ITSM service .

Our Great People

Great team to support happy customers.

Tuesday, January 02, 2018

Siapkan bisnis anda di gelombang e-commerce

Seiring dengan perkembangan ekonomi digital yang sedang dikebut pemerintah kita saat ini, maka sudah saatnya bisnis anda juga harus mempertimbangkan untuk ikut gelombang di dalamnya.
Bagaimana caranya? Pertama, bergabunglah ke dalam platform e-commerce yang jelas banyak trafiknya. Mengapa harus demikian ? Membuat website sendiri adalah baik, dan membuat website sendiri yang memiliki kemampuan e-commerce juga baik. Tapi trafik belum tentu datang ke website kita. Peluang bisnis akan lebih mudah terjadi di website platform e-commerce yang besar. Sehingga kita harus ada di dalamnya.
Dari sepanjang 2017, maka platform e-commerce yang paling menjanjikan untuk bisnis anda berikut ini datanya. IPrice melihatnya pertama berdasarkan platform e-commerce yang paling banyak dicari. Jadi konsentrasikan effort anda ke 5 platform ini.

Kemudian, data ini juga mengarah kepada platform yang paling banyak diakses sepanjang 2017.

Tidak lupa juga, sebagian besar pengakses e-commerce platform mengakses melalui website dan aplikasi. Berdasarkan apps yang digunakan.

Demikian juga di IOSStore

Kemudahan akses dan bertransaksi dengan apps juga sangat penting rupanya.
Kemudian para platform e-commerce ini juga sangat aktif di sosial media. Dimana rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 16 menit per hari. Dan semuanya berusaha aktif dan mengedukasi masyarakat via sosial media.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana memulai ? Anda tinggal login dan mendaftar di platform e-commerce yang ada di atas, bisa fokus ke 5 platform itu dulu. Kemudian siapkan katalog (informasi produk, gambar, harga jual) dari produk-produk yang akan anda jual. Fokuskan kepada produk yang paling menjanjikan dan kemungkinan banyak dicari orang.
Alihkan budget maintain website e-commerce anda sendiri kepada budget untuk merekrut orang mengelola di platform e-commerce. Mengapa begini? Dengan budget 1 orang UMR, cukup untuk mengelola hingga 5 platform yang ada. Ada beberapa kawan yang semula memiliki banyak toko offline, sekarang cukup memiliki 1 toko saja, tapi tetap memiliki karyawan yang banyak, untuk mengelola trafik sales dari e-commerce platform. Bahkan ada kawan saya yang mengelola hingga 11 platform e-commerce, dan itu hanya perlu 2-3 orang saja. Orang yang sama juga mengelola interaksi dengan customer, baik melalui platform e-commerce, ataupun email dan chat yang mereka sediakan.
Lakukan review selama beberapa bulan, dan fokuskan effort anda di platform e-commerce yang paling menguntungkan. Banyak platform memiliki tawaran menarik. Mulai dari free-shipping, bonus dan lain sebagainya. Ingat, memang bila berjualan via e-commerce platform yang ada, keuntungan bisa tipis. Jadi jaga dengan baik margin kita, dengan beragam cara.
Berikutnya tetap lakukan edukasi. Orang akan kembali ke toko online anda karena layanan yang baik, dan tentu edukasi atas produk, serta dukungan teknis yang baik. Jadi tetap kita harus mengelola komplain yang ada, via email dan chat. Usahakan gunakan sistem helpdesk agar kita bisa mengelola komplain yang ada.
Semua edukasi produk, teknologi dapat tetap kita masukkan dalam website kita sendiri , dan blog yang ada. Gunakan juga blog yang mudah diakses seperti dari blogger.
Dan terakhir, masukkan customer voice. Semua komen, rating, pendapat dari happy customer akan menaikkan trafik penjualan kita. Fokuskan kepada customer voice, maka produk anda akan semakin menarik banyak orang.
Pastikan tahun ini anda ikut gelombang e-commerce Indonesia.
Fanky Christian - Waketum APOI (Asosiasi Pebisnis Online Indonesia) - Ketua DPD DKI APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha TIK Nasional) - Waketum ASISINDO (Asosiasi Sistem Integrator & Sekuriti Indonesia)
sumber lain: https://www.digitalnewsasia.com/digital-economy/2017-e-commerce-review-indonesia

Monday, January 01, 2018

Forrester's 10 Cloud Computing Predictions For 2018



ThinkStockPhoto
These and many other fascinating insights are from Forrester’s Predictions 2018: Cloud Computing Accelerates Enterprise Transformation Everywhere(PDF, 12 pp., client access reqd). Forrester’s predictions reflect the growing dominance of cloud application and development platforms and their role in revolutionizing new business models across enterprises today. Forrester clients no longer questioning whether the cloud is right for their business — they now scramble to decide how soon and how much according to the study.
Key takeaways from Forrester’s 10 Cloud Computing predictions for 2018 include the following:
  • The total global public cloud market will be $178B in 2018, up from $146B in 2017, and will continue to grow at a 22% compound annual growth rate (CAGR). Public cloud platforms, the fastest growing segment, will generate $44 billion in 2018. By the end of 2017, Forrester expects that half of all global enterprises will rely on public cloud platforms.
  • AWS, Google, and Microsoft will capture 76% of all cloud platform revenue in 2018; 80% by 2020.Microsoft, Oracle, and Salesforce together have a 70% share of all SaaS sales force automation and customer service subscription revenue.
  • Forrester predicts SaaS vendors will compete more at the platform level, running portions of their services on Amazon AWS, Microsoft Azure, Google Cloud Platform (GCP) or Oracle Cloud in 2018. Given the increased demands for application customization, combined with the convergence of digital technologies such as IoT and AI, Forrester is predicting that SaaS vendors will de-prioritize their platform efforts to attain global scale and select from AWS, Azure, GCP, or Oracle Cloud. Salesforce is emphasizing platform capabilities that enable Artifical Intelligence (AI), advanced development of its Lightning platform, Cloud, and their rapidly evolving Einstein solution. Like Salesforce, Workday is investing in its platform with greater depth of features. Both companies need a broad public cloud platform capable of scaling fast to support global deployments, which is one of the primary factors that led Salesforce and Workday to choose Amazon AWS to scale global deployments. Forrester predicts this trend will accelerate with other SaaS vendors in 2018.

The following graphic lists Forrester’s 2018 cloud computing predictions for 2018:
Forrester’s Predictions 2018: Cloud Computing Accelerates Enterprise Transformation Everywhere
Sources:
source: https://www.forbes.com/sites/louiscolumbus/2017/11/07/forresters-10-cloud-computing-predictions-for-2018/

Sunday, December 31, 2017

AKCP SP2 untuk monitoring tombol industrial

AKCP bisa digunakan untuk memonitor TOMBOL-TOMBOL yang digunakan di berbagai area di pabrik Anda. Dan kondisi ini bisa dimonitor oleh perangkat AKCP.

Berikut contoh implementasi AKCP SP2 dengan memonitor tombol OFF-ON yang otomatis menyalakan lampu fungsi dan dry-contact yang terkoneksi ke tombol juga.

Weir Minerals use AKCP SP2 for industrial monitoring


AKCP provided 30 sensorProbe2 devices with dry contacts to be integrated into the “Andon” station network in the Weir Minerals Manufacturing facility in Madison, Wisconsin, USA. Andon systems are one of the tools Weir Minerals use as part of their “lean manufacturing” process that helps to identify and resolve manufacturing support issues. The objective of this system is to resolve any conditions that are inhibiting production as rapidly as possible.
Weir Minerals use AKCP SP2 for industrial monitoring
Weir Minerals use AKCP SP2 for industrial monitoring
The system at Weir has 30 stations, each consisting of an SP2 device, switch box and light stack. The switches are connected to the light stack, and the machine operator turns the switch to illuminate the appropriate light should a problem arise. This also triggers as associated dry contact connected to the SP2 device. The SP2 then triggers the response team members designated to address that specific condition via e-mail and SMS text messaging, alerting them to the specific location in the factory.
Weir Minerals use AKCP SP2 for industrial monitoring